Sabtu, 24 Maret 2012

Nilai


 TUGAS TULISAN

Nama : dina agustina U

 kelas : 2ea16

Npm :12210055

Nilai atau dalam bahasa inggris disebut value,biasa diartikan sebagai harga atau tafsiran. Maksudnya adalah harga atau penghargaan yang melekat pada suatu objek. Objek yang dimaksud dapat berbentuk benda,barang,keadaan,perbuatan,seseorang dapat berbicara tentang nilai sebuah bangunan rumah,nilai sebuah tanda penghargaan,nilai dari kehadiran seorang pemimpin di tengah-tengah rakyatnya.
Sikap menilai manusia terhadap segala sesuatu yang ada di sekitarnya,baik materill(jasmaniah)maupun spiritual(rohanial)selalu dihubungkan dengan manfaat baginya,baik secara langsung maupun tidak langsung. Penilaian adalah suatu sikap manusia yang didorong oleh-oleh aspek yang terdapat di dalam dirinya,yakni aspek rasio(cipta),rasa,karsa,dan budi nurani. Sedangkan nilai adalah sesuatu yang abstrak,bukan konkret. Nilai hanya bisa dipikirkan,dipahami,dan dihayati. Nilai yang berkaitan dengan cita-cita,harapan,keyakinan dan hal-hal lain yang bersifat batiniah. Nilai adalah suatu kualitas,bukan kuantitas. Nilai bersifat ideal,bukan faktual. Nilai berkaitan dengan das sollen (apa yang seharusnya),bukan das sein(apa yang senyatanya).
Jenis-jenis nilai
a.    Nilai materill adalah segala sesuatu yang berguna bagi unsure jasmani manusia. Artinya sesuatu objek dikatakan mempunyai nilai materiill apabila memiliki daya guna,berguna,memiliki asas guna bagi jasmani manusia.
b.    Nilai vital adalah segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat melakukan kegiatan (aktivitasnya). Artinya sesuatu objek dikatakan mempunyai nilai vital  apabila objek tersebut dapat mengakibatkan manusia memiliki aktivitas.
c.    Nilai rohani adalah segala sesuatu yang berguna bagi unsure manusia . artinya suatu objek dikatakan mempunyai nilai rohani apabila memiliki daya guna,berguna,memiliki asas guna bagi rohani manusia. Nilai rohani bisa dapat dibedakan menjadi empat sebagai berikut:
  1. Nilai kebenaran atau kenyataan yang bersumber pada unsure akal manusia atau rasio,budi atau cipta.
  2. Nilai keindahan yang bersumber pada unsur rasa manusia dan perasaan
  3. Nilai kebaikan atau nilai moral,yang bersumber pada kehendak manusia,kemauan atau karsa
  4. Nilai religious yang merupakan nilai ketuhanan,nilai kerohanian yang tertinggi dan mutlak. Nilai religious ini bersumber pada kepercayaan atau keyakinan manusia yang dihayati dengan rasio dan hati nurani.
Sifat Nilai
Ada perbedaan pandangan tentang nilai. Ada yang menganggap nilai bersifat subjektif adapula yang menggangap nilai bersifat objektif.
Pandangan yang menganggap nilai itu bersifat subjektif beranggapan bahwa nilai dari suatu subjek yang menilainya. Sesuatu dapat dinilai baik atau buruk,berguna atau tidak berguna,tergantung pada subjek atau ornag yang menilai. Pandangan yang mengganggap nilai yang bersifat objektif menganggap nilai suatu objek itu melekat pada objeknya dan tidak tergantung pada subjek yang menilai,umum dan universal. Penilian objektif merupakan penilian terhadap tindakan orang lain yang terlepas dari subjek yang melakukan tindakan itu sehingga lepas pula dari situasinya dan tindakan itu diukur dengan ukuran baik-buruk diluar subjek tersebut. Hal sebaliknya disebut dengan penilian subjektif.
Baik pemahaman maupun penilian seseorang terhadap suatu objek hanyalah merupakan bagian dari dunia pengalaman,yang tidak berubah-ubah atau bahkan saling bertentangan. Menurut pandangan ini sesuatu mempunyai nilai atau tidak di tentukan oleh kondisi objektif tersebut.

Jumat, 27 Januari 2012

PERAN DANA MONETER INTERNASIONAL DALAM MENGHADAPI KRISIS EKONOMI GLOBAL

Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) adalah organisasi internasional yang bertanggungjawab dalam mengatur sistem finansial global dan menyediakan pinjaman kepada negara anggotanya untuk membantu masalah-masalah keseimbangan neraca keuangan masing-masing negara. Salah satu misinya adalah membantu negara-negara yang mengalami kesulitan ekonomi yang serius, dan sebagai imbalannya, negara tersebut diwajibkan melakukan kebijakan-kebijakan tertentu, seperti privatisasi badan usaha milik Negara.
proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia. IMF juga mengingatkan perekonomian dunia bisa memburuk, dengan sumber utama 'kekisruhan' berasal dari krisis di Eropa..
IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia pada tahun ini hanya 3,3%, lebih rendah dari proyeksi semula 4%. Untuk perekonomian negara-negara maju, diperkirakan hanya tumbuh 1,2% di 2012, atau lebih rendah 3/4 persen poin dibandingkan proyeksi bulan September. Dengan melihat dalamnya resesi pada 2009, tingkat pertumbuhaan ini terlalu rendah untuk membuat mengurangi tingkat pengangguran yang sangat tinggi," demikian penjelasan IMF dalam update World Economic Outlook (WEO). prospek perekonomian dunia ( weo ) menyajikan staf imf \ analisis dan proyeksi perkembangan ekonomi di tingkat global , dalam kelompok negara besar ( diklasifikasikan oleh daerah , tahap perkembangan , dll . ) , dan di banyak negara individu . ini berfokus pada isu isu kebijakan ekonomi utama serta di analisis perkembangan dan prospek ekonomi . hal ini biasanya siap dua kali setahun , sebagai dokumentasi untuk pertemuan dari komite keuangan dan moneter internasional , dan membentuk alat utama dari imf \ kegiatan pengawasan global.
Perekonomian global telah memasuki fase baru yang berbahaya. Dengan pemulihan perekonomian melemah,diperlukan kebijakan yang kuat untuk meningkatkan prospek dan mengurangi risiko. Imf juga menurunkan prospek untuk 17 negara yang menggunakan euro. Lembaga ini memprediksi pertumbuhan dikawasan eropa 1,6 persen tahun ini dan 1,1 persen tahun depan. Turun dari proyeksi bulan juni 2 persen dan 1,7 persen. Masing-masing pasar lebih skeptis tentang kemampuan banyak Negara menstabilkan utang.  Secara keseluruhan IMF memperkirakan pertumbuhan global sebesar 4 persen untuk tahun ini dan tahun depan.
Dana Moneter Internasional (IMF) minggu depan memperkirakan kembali resesi untuk zona euro pada tahun 2012 ini. Pergerakan zona Euro ini cenderung menurun. Oleh karena itu,  pemerintah berkontribusi untuk mendorong penggalangan dana sebesar USD 600 miliar atau sekitar Rp 5.300 triliun.IMF dijadwalkan akan merilis revised World Economic Outlook (WEO) pada Senin (23/1) mendatang, yang berisi analisis untuk memperkirakan penurunan tajam krisis zona euro yang sedang berlangsung.Menurut agen Italia, Ansa, mengutip dari WEO, IMF akan meramalkan bahwa ekonomi zona euro akan turun sebesar 0,5 persen selama tahun ini, dengan Italia menyusut 2,2 persen sementara Spanyol sebesar 1,7persen.
Pada pertemuan IMF pada September 2011 lalu, proyeksi pertumbuhan zona euro pada tahun 2012 harus mencapai 1,1 persen, itu zona amannya. Namun, ahli ekonomi zona euro, Jerman diproyeksikan tumbuh dengan hanya 0,3 persen tahun ini sementara Perancis hanya 0,2 persen.Blanchard mengatakan, pemulihan ekonomi yang sudah melemah pada tahap awal, kini berada pada tahapan perlambatan yang berbahaya.Pusat dari bahaya adalah di Eropa, tapi negara-negara lain di dunia bisa semakin terkena dampaknya," tambahnya. Bahkan ada bahaya yang semakin luas jika krisis di Eropa melebar. "Pada kasus ini, dunia dapat terjatuh ke resesi lain," imbuhnya. Namun Blanchard mengatakan, jika kebijakan yang diambil benar, maka hal yang terburuk bisa dihindari dan pemulihan bisa berjalan baik. "Kebijakan-kebijakan ini dapat diambil, harus diambil dan perlu diambil dengan cepat. Perekonomian suatu wilayah atau negara diukur dengan Produk Domestik Bruto (PDB), yang merupakan total nilai tambah yang dihasilkan seluruh unit ekonomi dalam suatu kurun waktu tertentu.
            Dengan Peningkatan peringkat utang Negara  Indonesia menjadi investment grade . diharapkan akan memperkuat kinerja investasi. dalam dua bulan berturut-turut, dua lembaga pemeringkah utang internasional, yakni Moody’s Investor Service dan Fitch Rating, menaikkan peringkat utang Indonesia ke kategori layak investasi (investment grade). Dengan peringkat seperti itu, banyak kalangan menilai dan berharap kinerja investasi langsung maupun investasi portofolio yang berada dinegara dunia. Kondisi perekonomian dunia, kini sedang dalam posisi lampu kuning alias bahaya. Hal itu, salah satunya disebabkan oleh krisis utang di Eropa yang berlarut-larut. Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan, sudah mendesak negara-negara di Eropa untuk menghimpun satu suara dalam menuntaskan krisis utang yang telah melebar ke sistem keuangan global. Hal itu diungkapkan Direktur Pelaksana IMF Christine Madeleine Odette Lagarde kepada media Perancis Journal du Dimanche dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan di Paris, sebagaimana dilaporkan Reuters, Minggu (25/12/2011). Sepekan lalu, Lagarde mengungkapkan akan merevisi perkiraan pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2012 yang saat ini ditetapkan 4 persen. Namun, dia belum menyebutkan angka terbarunya.
Menurut Lagarde, krisis utang di Eropa tetap berlanjut meskipun Uni Eripa telah menggelar pertemuan tingkat tinggi pada 9 Desember 2011. Krisis diperkirakan akan berlanjut ke tahun 2012. “Ini adalah krisis kepercayaan atas utang pemerintah di Eropa dan itu merembet pada sistem keuangan yang menjadi tidak solid,” ungkapnya. Pada 9 Desember, Uni Eropa gagal memperoleh kata sepakat terkait upaya memperdalam kerja sama integrasi ekonomi di Zona Euro. Itu menyebabkan perluasan krisis tidak hanya terjadi di negara terdekat Yunani, tetapi juga negara-negara kuat di Eropa, yakni Jerman dan Perancis. hasil pertemuan itu tidak cukup detail mengatur sektor keuangan dan terlalu rumit terhadap dasar-dasar ekonomi. Jadi, akan sangat bermanfaat jika Eropa satu suara dan mengumumkan kerangka waktu penyelesaian krisis tersebut.

Sementara itu dampak tersebut mengenai kinerja ekspor sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi, dunia yang diprakirakan BI bakal tetap tumbuh meskipun melambat sejalan melemahnya perekonomian global. Sebagai catatan, melemahnya perekonomian global, secara langsung maupun tidak langsung akan berdampak pada kinerja ekspor pada perekonomian dunia. Oleh karena itu kinerja ekspor tetap melaju. dengan baik, serta menjaga pasar dalam negeri agar tidak diserbu barang impor murah dan ilegal. Bank sentral memperkirakan secara keseluruhan tahun 2012, pertumbuhan ekonomi perekonomian  akan berada pada kisaran 6,3%-6,7%. Kinerja itu pun diperkirakan masih akan terakselerasi ke kisaran 6,4%-6,8% pada 2013 seiring membaiknya ekonomi global. Di sisi harga, Dewan Gubernur memperkirakan inflasi pada 2012 dan 2013 akan tetap dapat dikendalikan pada kisaran sasarannya, yaitu 4,5%1%. Bank Indonesia akan terus berupaya untuk mengoptimalkan peran kebijakan moneter dalam mendorong kapasitas perekonomian, menjaga stabilitas pasar keuangan, dan memitigasi dampak perlambatan ekonomi global, dengan senantiasa menjangkar ekspektasi inflasi ke depan ke arah sasarannya. Bank Indonesia akan terus memperkuat bauran kebijakan melalui respon kebijakan suku bunga, kebijakan nilai tukar, kebijakan makroprudensial dalam rangka pengelolaan aliran modal (capital flows), kebijakan makroprudensial dalam rangka pengelolaan likuiditas, dan koordinasi kebijakan bersama pemerintah. (DIS).Jadi investment grade itu refleksi dari keadaan ekonomi Indonesia yang lebih baik, jadi lembaga peringkat tersebut hanya memberikan pengakuan bahwa ekonomi kita lagi berjalan baik," ujar Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar usai acara seminar OJK. Dia mengungkapkan, target Foreign Direct Investment (FDI) pada tahun 2012, akan lebih banyak lagi. Untuk itu pihaknya berharap dapat melebihi pencapaian FDI di tahun 2011 dengan tumbuh di kisaran 12%. Pengakuan terbaru diberikan kepada Moody's Invester Service yang hari ini menaikkan peringkat Indonesia menjadi Baa3 dari Ba1 atau kategori investment grade. Kenaikan ini setelah Moody's mempertimbangkan anggaran keuangan pemerintah Indonesia akan sejalan dengan negara lain dengan rating Baa. Untuk rating Baa1, Baa2, Baa3, merupakan obligasi dengan risiko moderat dan oleh karenanya memiliki karakteristik spekulatif. Alasan lain, pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan ketahanan dari guncangan eksternal yang besar. Kebijakan buffer ekonoi dan antisipasi pemerintah dalam mengtasi kerentanan anggaran. Sistem perbankan Indoensia yang sehat masih mampu menahan kegagalan  pasar. Dengan kegagalan pasar yang ada dinegara tersebut. Derasnya dana asing tersebut belum menjamin tingginya investasi asing dalam bentuk langsung atau foreign direct investment (FDI). Mereka lebih senang memilih investasi jangka pendek di pasar modal dan industri keuangan
Memang dana investor asing semakin cepat masuk ke Indonesia. Tapi yang harus dipikirkan bagaimana dana asing tersebut tidak mudah keluar dan masuk dari Indonesia. Untuk itu harus ada perubahan dari UU No. 23 Tahun 1999 yang mengatur lalu lintas investor. Kita tidak bisa melarang, mengatur, dan memerintah investor asing untuk tetap menanam investasinya di Indonesia," kata pengamat rupiah, Fahrial Anwar.Salah satu faktor membanjirnya dana asing adalah karena krisis utang Eropa dan ekonomi AS yang lesu. Kalau kedua masalah itu sudah mulai teratasi maka perlahan-lahan dana asing akan kembali ke negara masing-masing. Dengan ditariknya dana asing tersebut maka nilai tukar rupiah akan bergejolak dan stabilitas ekonomi Indonesia akan terancam. Pada tahun ini, Bank Indonesia (BI) memperkirakan investasi asing dalam bentuk langsung atau foreign direct investment (FDI) lebih besar dari prakiraan semula sekitar US$19 miliar. Untuk realisasi investasi PMDN dan PMA di tahun 2012 sekitar Rp 283,5 triliun atau meningkat sekitar 12,8 persen," ujar bapak Kepala BKPM.Dia mengungkapkan, berbagai upaya perubahan iklim investasi yang dilakukan baik pelayanan di pusat dan daerah melalui layanan terpadu di satu pintu di bidang penanaman modal. "Untuk itu kita sangat optimis jika target realisasi investasi baik dari PMDN dan PMA akan terpenuhi,.Untuk pemberian insentif investasi yang lebih menarik serta promosi terpadu pun telah direspon positif oleh investor dalam maupun luar negeri. Hal ini ditandai realisasi investasi PMDN/PMA yang naik cukup signifikan di tahun 2011. Realisasi investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) mencapai Rp252,3 triliun sampai akhir tahun 2011 dari target Rp240 triliun.
sejauh ini kelihatannya tidak terlalu berpengaruh, karena kemarin kita terbitkan global bond. Itu justru sangat bagus hampir bisa tiga kali lipat, yield nya saja sangat ketat, untuk jangka waktu 30 tahun pula. lembaga rating Standard & Poor (S&P) menurunkan peringkat kredit sembilan negara dari Uni Eropa. Lembaga ini melihat kebijakan mereka tidak dapat mengatasi tekanan sistemik dalam krisis utang Uni Eropa.
Negara yang dipangkas adalah Italia, Spanyol, Portugal dan Siprus yang dipangkas dua peringkat. Sedangkan Prancis, Austria, Malta, Slowakia dan Slovenia dipangkas satu peringkat. Sementara Jerman merupakan satu-satunya negara yang dengan outlook stabil dengan rating triple-A.Fitch menilai ekonomi Indonesia masih tahan banting terhadap sentimen negatif dari eksternal. Bahkan perlahan-lahan rating Indonesia akan menjauhi Filipina. Walaupun masih di bawah Singapura dan Malaysia.
Namun perkiraan dampak yang akan terjadi adalah sektor swasta Indonesia akan kesulitan mendapatkan pendanaan dari kawassan Uni Eropa. Walaupun saat ini belum dirasakan di kalangan swasta khususnya yang menjadi emiten di bursa Indonesia. Peringatan Soros tersebut datang setelah bursa Wall Street melemah pada perdagangan Selasa kemarin akibat krisis utang di Yunani yang tak kunjung usai dan semakin mengkhawatirkan investor. Yunani bergerak mendekati kemungkinan terjadinya gagal bayar utang. Soros membandingkan kondisi saat ini dengan krisis ekonomi yang berujung pada runtuhnya Uni Soviet. Dia juga mengatakan orang tidak sepenuhnya memahami apa yang terjadi. Menurutnya, skenario terbaik dari situasi krisis di Eropa adalah terjadinya deflasi. Namun skenario buruknya adalah kolapsnya sistem keuangan di kawasan tersebut. Soros juga pendukung Partai Demokrat, dia percaya Presiden Barack Obama akan membuat kejutan jika kembali memenangkan pemilihan umum di 2012. Soros menambahkan Uni Eropa masih bisa kembali berkilau dan AS pun demikian asalkan benar-benar bisa memperkuat institusinya masing-masing. Jika nilai euro jatuh dalam, Soros mengatakan konflik politik dan sosial bisa terjadi di Eropa dan yang lebih mengkhawatirkan adalah merebaknya rasisme. Kondisi ekonomi global saat ini memang belum aman. International Monetary Fund (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia. IMF juga mengingatkan perekonomian dunia bisa memburuk, dengan sumber utama 'kekisruhan' berasal dari krisis di Eropa. IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia pada tahun ini hanya 3,3%, lebih rendah dari proyeksi semula 4%. Untuk perekonomian negara-negara maju, diperkirakan hanya tumbuh 1,2% di 2012, atau lebih rendah 3/4 persen poin dibandingkan proyeksi September. Ketua Umum Perhimpunan Bank-bank Umum Nasional (Perbanas), Sigit Pramono, mengatakan Indonesia sudah sangat membutuhkan bank infrastruktur. Hal ini karena pembiayaan infrastruktur memerlukan jangka waktu kredit panjang, 7 hingga 15 tahun. Sementara itu, bank-bank umum sumber dananya sangat pendek.Bayangkan, sumber dana deposito yang cuma 3 bulanan harus memberikan kredit 7-15 tahun. Ini akan menimbulkan mismatch dalam pengelolaan likuiditas bank," kata Sigit dalam pesan singkatnya kepada VIVAnews.com di Jakarta, Kamis 26 Januari 2012. Mengenai keraguan sumber dana bagi bank infrastruktur, Sigit mengatakan, tak usah ragu. Sebab, masih banyak sumber dana jangka panjang, seperti modal, penerbitan obligasi, serta pinjaman luar negeri dengan bunga lunak dan jangka panjang. Sebelumnya, pemerintah sepakat membentuk bank infrastruktur untuk membiayai seluruh proyek pembangunan di Tanah Air, baik yang terkait dengan program masterplan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia (MP3EI) atau pun tidak. Namun, pemerintah belum bisa menentukan bentuk lembaga keuangan yang tepat untuk konsep bank infrastruktur seperti diharapkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa menjelaskan rapat kabinet kemarin menemukan sejumlah opsi dalam membuat bank infrastruktur. Opsi pertama adalah memperkuat lembaga keuangan yang ada seperti PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF). "Kami punya SMI dan IIF. Kalau mendesak bisa menggunakan lembaga yang ada, mengeluarkan obligasi untuk memperkuat permodalan dan pembiayaan infrastruktur," kata Hatta seusai rapat kabinet terbatas. Di Indonesia itu banyak kendalanya, karena bank selalu melihat kondisi pasar. Jika ingin suku bunga turun, bank BUMN sebagai market leader harus mengawali, setelah itu bank swasta," kata Tony di acara seminar bertajuk 'Dampak Krisis Eropa terhadap Bisnis Bank 2012. Menurut Tony, pertumbuhan ekonomi 2012 akan ditopang oleh perbankan. Karena kesehatan bank cukup bagus dan memiliki laba tinggi. Namun, penurunan suku bunga memang tidak mudah, karena pendalaman pasar keuangan Indonesia masih dangkal. "Korelasinya begini, kalau suku bunga turun, maka laba turun. Otomatis dividen juga turun. Tapi, pemerintah tidak mau dividen turun, karena sudah masuk estimasi pendapatan negara. Nantinya justru akan tarik-menarik antara pemerintah, BI, dan industri perbankan," jelasnya. Sementara itu, untuk Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) perbankan, Tony mengakui, BOPO Indonesia memang lebih tinggi dibandingkan negara lain seperti Thailand dan Singapura. Hal ini terjadi karena luas wilayah Indonesia lebih besar dibandingkan kedua negara tersebut. "Untuk BOPO Indonesia memang jauh lebih besar, karena Indonesia itu wilayahnya sangat luas. Misalnya kita mau buka bank di daerah terpencil seperti Papua, otomatis akan mengeluarkan cost yang lebih banyak," ujarnya. Terkait dengan pertumbuhan ekonomi pada 2012, Tony memperkirakan Indonesia bisa tumbuh 6 hingga 6,3 persen, dengan tingkat inflasi yang lebih tinggi dibandingkan 2011  karena adanya pembatasan subsidi BBM. Krisis Eropa tentu kita akan kena dampaknya, tapi tidak akan terlalu besar. Karena krisis pada 2009 kita mampu tumbuh 4,5 persen. Tentunya tahun ini kita akan lebih baik, apalagi ditambah peringkat investasi dari Moody's," ungkapnya.  Sepanjang 2011, otoritas perbankan menemukan sedikitnya 510 kasus sengketa antara nasabah dan pelaku perbankan. Kasus sengketa  itu melonjak 83 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 278 kasus. Tim Mediasi Perbankan Bank Indonesia, Sondang Martha Samosir, mengungkapkan, kasus sengketa terbanyak adalah sengketa dengan jenis produk di bidang penyaluran dana dan sistem pembayaran. "Jika dibandingkan dengan total permohonan penyelesaian sengketa yang diterima pada 2010 yaitu sebanyak 278 sengketa, terdapat peningkatan sebesar 83 persen pada 2011, di mana mencapai 510 kasus sengketa," kata Sondang dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat 6 Januari 2012. Sondang menjelaskan, sengketa di bidang penyaluran dana didominasi oleh permohonan restrukturisasi kredit, baik kredit konsumsi maupun modal kerja. Pada sistem pembayaran, sengketa yang banyak muncul adalah yang berhubungan dengan kartu kredit. Nasabah sering mengeluhkan modus penggunaan kartu kredit yang hilang oleh orang lain yang tidak berhak. "Peningkatan jumlah sengketa nasabah dengan bank ini diduga dipicu oleh meningkatnya informasi mengenai keberadaan mediasi perbankan yang difasilitasi Bank Indonesia serta tingginya ekspektasi masyarakat terhadap eksistensi Bank Indonesia terkait perlindungan nasabah,” ujarnya. Berikut ini adalah data BI mengenai  kasus sengketa yang terjadi selama 2011:
Penghimpunan dana : 47 kasus
Penyaluran dana: 246 kasus.
Sistem pembayaran: 206 kasus.
Produk kerja sama: 4 kasus.
- Produk lainnya: 4 kasus.
- Di luar permasalahan produk perbankan: 3 kasus Sebagai informasi, masyarakat yang ingin meminta penyelesaian kasus sengketa melalui mediasi perbankan harus memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut:
A. Sengketa merupakan sengketa keperdataan antara nasabah dan bank dengan nilai tuntutan finansial paling banyak Rp500.000.000.
B.  Tidak sedang dalam proses atau telah mendapatkan keputusan dari lembaga arbitrase, peradilan, atau lembaga mediasi lainnya.
C. Pernah diupayakan penyelesaiannya oleh bank (melalui mekanisme pengaduan nasabah).
D. Belum pernah diproses dalam mediasi perbankan yang difasilitasi oleh Bank Indonesia.
Ketua Umum Perhimpunan Bank-bank Umum Nasional (Perbanas) Sigit Pramono menyambut baik usulan Bank Indonesia terkait pemberian batasan hadiah yang selama ini dilakukan industri perbankan. Sebetulnya begini, itu kan semata-mata masalah pemasaran. Kalau pada akhirnya diatur serentak dan mematuhi, bagi kami tidak keberatan,” kata Sigit di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu 21 Desember 2011. Sigit menjelaskan, selama ini yang menjadi masalah di industri perbankan adalah apabila masih ada perbankan yang diam-diam tetap memberikan hadiah. Jika semua diatur serentak, hal itu tidak bermasalah. Yang tidak seimbang, dia melanjutkan, jika bank-bank besar memberikan hadiah, sedangkan bank-bank kecil tidak mempunyai dana. Maka, itu akan menimbulkan masalah.Tapi, kalau serentak, saya rasa tidak masalah,” jelas Sigit.  Dengan adanya pembatasan tersebut, menurut dia, maka yang menjadi persaingan hanya tingkat suku bunga. Selain itu, layanan jaringan dan kemudahan juga akan menjadi fokus utama.  Sebelumnya, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Halim Alamsyah, mengatakan Indonesia bank Indonesia  yang menyediakan dana promosi bank dengan memberikan hadiah kepada nasabah.
Negara lain ada, tidak boleh untuk biaya promosi. Di Asia cuma kita saja yang sediakan dana promosi. Di negara lain, metodenya lain, mungkin jadi sponsor turnamen golf, sepakbola, tidak sediakan bagi-bagi hadiah,” kata Halim di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Selasa 20 Desember 2011.Halim menjelaskan, beberapa bank besar seperti PT Bank Mandiri Tbk dan PT Bank Central Asia Tbk tidak sulit untuk mengeluarkan biaya promosi. Bank besar mengaku biaya promosi itu 0,2-0,3 persen dari total biaya.Namun, bagi bank kecil, biaya itu begitu besar. BI sendiri tengah mengkaji biaya promosi perbankan, tapi belum sampai pada penerbitan aturan. Bank Indonesia memberi empat strategi anti pembobolan alias anti fraud bagi perbankan agar dapat menanggulangi tindak kejahatan. Bank minimal harus memiliki empat pilar ini," kata Kepala Biro Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan BI Irwan Lubis di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Selasa 12 Desember2011.Empat strategi itu, pertama, bank harus memiliki pencegah untuk mengurangi potensi resiko fraud, seperti anti fraud awarness, identifikasi kerawanan, dan know your employee. Kedua, deteksi dini. Ini memuat perangkat identifikasi dan menemukan fraud yang mencakup mekanisme whistle blowing, surprise audit, dan surveillance system. Ketiga, investigasi, pelaporan, dan sanksi. Serta keempat, pemantauan, evaluasi, dan tidak lanjut. “Kami telah membekali perbankan dengan empat pilar, kendati demikian kami memperbolehkan bank menambah pilar untuk meningkatkan keamanan,” katanya,Irwan menambahkan, BI mewajibkan perbankan untuk melaporkan strategi anti fraud dengan jangka waktu hingga Juni tahun depan. "Setelah itu, laporan penerapan strategi anti fraud harus dilaporkan kembali.dengan adanya Indeks FTSE berpotensi naik 24 poin, indeks DAX akan naik 35 poin dan indeks CAC berpotensi naik 21 poin. Kurs euro di perdagangan Asia naik 0,1% menjadi 1,3118 per US$. Demikian mengutip yahoofinance.com. Bursa Asia mayoritas menguat seperti indeks Hang Seng naik 1,4%, indeks Nikkei turun 0,3%, indeks Shanghai turun 1%, indeks ASX naik 1,1%, indeks Kospi naik 0,3%, indeks STI turun 0,07%. Bank sentral AS kemarin telah menghasilkan kebijakan sesuai ekspektasi pasar dari pertemuan selama dua hari. Kurs dolar AS turun 0,2% sehingga indeks dolar DXY menjadi 79,39. Biaya pinjaman di AS juga turun namun indeks Dow Jones naik 0,6% ke 12.756,96 mendekati level tertinggi selama 3,5 tahun terakhir. Yunani tetap menjadi sorotan setelah pejabat Lembaga Keuangan Internasional (IIF) ke Athena lagi hari ini. Mereka akan berdiskusi lebih lanjut tentang kesediaan pemegang obligasi swasta menanggung kerugian hignga 50% dari kepemilikan obligasi Yunani. Pasar juga mencermati pertemuan para pebisnis dan pemimpin negara di Davos, Swiss.  Investor asing terbanyak menjual saham BUMI hari ini, mencapai 128,5 juta saham dari volume perdagangan 28,8 juta saham dengan total transaksi Rp96,8 miliar.  dengan IHSG ditutup menguat 19,83 poin atau 0,5% ke 3.983,43. Volume perdagangan mencapai 4,3 miliar saham senilai Rp3,5 triliun. IHSG mengalami net foreign sell hingga Rp285,8 miliar.yaitu
1.    saham UNSP mencapai 30,2 juta saham dari volume perdagangan 56,2 juta saham.
2.    saham BULL mencapai 25,6 juta saham dari volume perdagangan 82,8 juta saham.
3.    saham SSIA mencapai 9,2 juta saham dari volume perdagangan 35,9 juta saham.
4.    saham ASRI mencapai 8,4 juta saham dari volume perdagangan 32,5 juta saham.
5.    saham ICBP mencapai 6,3 juta saham dari volume perdagangan 9,6 juta saham.
6.    Saham APLN mencapai 6,1 juta saham dari volume perdagangan 26,1 juta saham.

7.    saham JSMR mencapai 6,1 juta saham dari volume perdagangan 8,5 juta saham.
8.    saham SMGR mencapai 5,3 juta saham dari volume perdagangan 12,9 juta saham.
9.    saham CTRA mencapai 3,6 ribu saham dari volume perdagangan 13,4 juta saham.
Bursa saham yang ada di Eropa diprediksi akan menguat pada perdagangan setelah Federal Reverse AS menjaga suku bunga acuan tetap rendah hingga 2014. hingga saat ini Indeks FTSE berpotensi naik 24 poin, indeks DAX akan naik 35 poin dan indeks CAC berpotensi naik 21 poin. Kurs euro di perdagangan Asia naik 0,1% menjadi 1,3118 per US$. Dengan Demikian Bursa Asia mayoritas menguat seperti indeks Hang Seng naik 1,4%, indeks Nikkei turun 0,3%, indeks Shanghai turun 1%, indeks ASX naik 1,1%, indeks Kospi naik 0,3%, indeks STI turun 0,07%. Bank sentral AS kemarin telah menghasilkan kebijakan sesuai ekspektasi pasar dari pertemuan selama dua hari. Kurs dolar AS turun 0,2% sehingga indeks dolar DXY menjadi 79,39. Biaya pinjaman di AS juga turun namun indeks Dow Jones naik 0,6% ke 12.756,96 mendekati level tertinggi selama 3,5 tahun terakhir. Yunani tetap menjadi sorotan setelah pejabat Lembaga Keuangan Internasional (IIF) ke Athena lagi hari ini. Mereka akan berdiskusi lebih lanjut tentang kesediaan pemegang obligasi swasta menanggung kerugian hignga 50% dari kepemilikan obligasi Yunani. Pasar juga mencermati pertemuan para pebisnis dan pemimpin negara di Davos, Swiss. Hari ini Jerman akan merilis data kepercayaan konsumen disusul Prancis pada Kamis pagi.

Kamis, 12 Januari 2012

Bentuk-Bentuk Organisasi antara lain

1. Ditinjau dari Jumlah Pucuk Pimpinan
  • Bentuk organisasi tunggal adalah organisasi yang pucuk pimpinannya ada di tangan seorang.Sebutan jabatan untuk bentuk tunggal antara lain Presiden, Direktur, Kepala, Ketua, Menteri, Gubernur, Bupati, Walikota, Walikotamadya, Camat, Lurah, Rektor, Dekan.
  • Bentuk organisasi jamak adalah organisasi yang pucuk pimpinannya ada di tangan beberapa orang sebagai satu kesatuan. Sebutan jabatan yang digunakan antara lain Presidium, Direksi, Direktorium, Dewan, Majelis.
2. Ditinjau dari Saluran Wewenang
  • Bentuk organisasi jalur adalah organisasi yang wewenang dari pucuk pimpinan dilimpahkan kepada satuan-satuan organisasi di bawahnya dalam semua bidang pekerjaan, baik pekerjaan pokok maupun pekerjaan bantuan.
  • Bentuk organisasi fungsional adalah organisasi yang wewenang dari pucuk pimpinan dilimpahkan kepada satuan-satuan organisasi di bawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu; pimpinan tiap bidang berhak memerintah kepada semua pelaksana yang ada sepanjang menyangkut bidang kerjanya.
  • Bentuk organisasi jalur dan staff adalah organisasi yang wewenang dari pucuk pimpinan dilimpahkan kepada satuan-satuan organisasi di bawahnya dalam semua bidang pekerjaan baik pekerjaan pokok maupun pekerjaan bantuan; dan di bawah pucuk pimpinan atau pimpinan satuan organisasi yang memerlukan diangkat pejabat yang tidak memiliki wewenang komando tetapi hanya dapat memberikan nasehat tentang keahlian tertentu.
  • Bentuk organisasi fungsional dan staff adalah organisasi yang wewenang dari pucuk pimpinan dilimpahkan kepada satuan-satuan organisasi di bawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu, pimpinan tiap bidang kerja dapat memerintah semua pelaksana yang ada sepanjang menyangkut bidang kerjanya; dan di bawah pucuk pimpinan atau pimpinan satuan diangkat pejabat yang tidak memiliki wewenang komando tetapi hanya dapat memberikan nasehat tentang bidang keahlian tertentu.
  • Bentuk organisasi fungsional dan jalur adalah organisasi yang wewenang dari pucuk pimpinan dilimpahkan kepada satuan-satuan organisasi di bawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu, pimpinan tiap bidang kerja berhak memerintah kepada semua pelaksana yang ada sepanjang menyangkut bidang kerjanya; dan tiap-tiap satuan pelaksana ke bawah memiliki wewenang dalam semua bidang kerja.
  • Bentuk organisasi jalur, fungsional dan staff adalah organisasi yang wewenang dari pucuk pimpinan dilimpahkan kepada satuan-satuan organisasi di bawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu, pimpinan tiap bidang berhak memerintah kepada semua pelaksana yang ada sepanjang menyangkut bidang kerjanya; dan tiap-tiap satuan pelaksana ke bawah memiliki wewenang dalam semua bidang kerja; dan di bawah pucuk pimpinan atau pimpinan bidang diangkat pejabat yang tidak memiliki wewenang komando tetapi hanya dapat memberikan nasehat tentang bidang keahlian tertentu.
Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.[1] Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal.[2] Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.[3] Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.[4]

Etimologi

Kata manajemen mungkin berasal dari bahasa Italia (1561) maneggiare yang berarti "mengendalikan," terutamanya "mengendalikan kuda" yang berasal dari bahasa latin manus yang berati "tangan". Kata ini mendapat pengaruh dari bahasa Perancis manège yang berarti "kepemilikan kuda" (yang berasal dari Bahasa Inggris yang berarti seni mengendalikan kuda), dimana istilah Inggris ini juga berasal dari bahasa Italia.[5] Bahasa Prancis lalu mengadopsi kata ini dari bahasa Inggris menjadi ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.[1]

[sunting]Sejarah Perkembangan Ilmu Manajemen

Banyak kesulitan yang terjadi dalam melacak sejarah manajemen. Namun diketahui bahwa ilmu manajemen telah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Hal ini dibuktikan dengan adanya piramida di Mesir.[6] Piramida tersebut dibangun oleh lebih dari 100.000 orang selama 20 tahun. Piramida Giza tak akan berhasil dibangun jika tidak ada seseorang—tanpa memedulikan apa sebutan untuk manajer ketika itu—yang merencanakan apa yang harus dilakukan, mengorganisir manusia serta bahan bakunya, memimpin dan mengarahkan para pekerja, dan menegakkan pengendalian tertentu guna menjamin bahwa segala sesuatunya dikerjakan sesuai rencana.
Piramida di Mesir. Pembangunan piramida ini tak mungkin terlaksana tanpa adanya seseorang yang merencanakan, mengorganisasikan dan menggerakan para pekerja, dan mengontrol pembangunannya.
Praktik-praktik manajemen lainnya dapat disaksikan selama tahun 1400-an di kota VenesiaItalia, yang ketika itu menjadi pusat perekonomian dan perdagangan di sana. Penduduk Venesia mengembangkan bentuk awal perusahaan bisnis dan melakukan banyak kegiatan yang lazim terjadi di organisasi modern saat ini. Sebagai contoh, di gudang senjata Venesia, kapal perang diluncurkan sepanjang kanal dan pada tiap-tiap perhentian, bahan baku dan tali layar ditambahkan ke kapal tersebut. Hal ini mirip dengan model lini perakitan (assembly line) yang dikembangkan oleh Henry Ford untuk merakit mobil-mobilnya. Selain lini perakitan tersebut, orang Venesia memiliki sistem penyimpanan dan pergudangan untuk memantau isinya, manajemen sumber daya manusia untuk mengelola angkatan kerja, dan sistem akuntansi untuk melacak pendapatan dan biaya.[rujukan?]
Daniel Wren membagi evolusi pemikiran manajemen dalam empat fase, yaitu pemikiran awal, era manajemen sains, era manusia sosial, dan era moderen.[7]

[sunting]Pemikiran awal manajemen

Sebelum abad ke-20, terjadi dua peristiwa penting dalam ilmu manajemen.[2] Peristiwa pertama terjadi pada tahun 1776, ketika Adam Smith menerbitkan sebuah doktrin ekonomi klasik, The Wealth of Nation. Dalam bukunya itu, ia mengemukakan keunggulan ekonomis yang akan diperoleh organisasi dari pembagian kerja (division of labor), yaitu perincian pekerjaan ke dalam tugas-tugas yang spesifik dan berulang. Dengan menggunakan industri pabrik peniti sebagai contoh, Smith mengatakan bahwa dengan sepuluh orang—masing-masing melakukan pekerjaan khusus—perusahaan peniti dapat menghasilkan kurang lebih 48.000 peniti dalam sehari. Akan tetapi, jika setiap orang bekerja sendiri menyelesaikan tiap-tiap bagian pekerjaan, sudah sangat hebat bila mereka mampu menghasilkan sepuluh peniti sehari. Smith menyimpulkan bahwa pembagian kerja dapat meningkatkan produktivitas dengan (1) meningkatnya keterampilan dan kecekatan tiap-tiap pekerja, (2) menghemat waktu yang terbuang dalam pergantian tugas, dan (3) menciptakan mesin dan penemuan lain yang dapat menghemat tenaga kerja.[8]
Peristiwa penting kedua yang memengaruhi perkembangan ilmu manajemen adalah Revolusi Industri di Inggris. Revolusi Industri menandai dimulainya penggunaan mesin, menggantikan tenaga manusia, yang berakibat pada pindahnya kegiatan produksi dari rumah-rumah menuju tempat khusus yang disebut pabrik. Perpindahan ini mengakibatkan manajer-manajer ketika itu membutuhkan teori yang dapat membantu mereka meramalkan permintaan, memastikan cukupnya persediaan bahan baku, memberikan tugas kepada bawahan, mengarahkan kegiatan sehari-hari, dan lain-lain, sehingga ilmu manajamen mulai dikembangkan oleh para ahli.

[sunting]Era manajemen ilmiah

Frederick Winslow Taylor.
Era ini ditandai dengan berkembangan perkembangan ilmu manajemen dari kalangan insinyur—seperti Henry TowneFrederick Winslow TaylorFrederick A. Halsey, dan Harrington Emerson[9]Manajemen ilmiah, atau dalam bahasa Inggris disebut scientific management, dipopulerkan oleh Frederick Winslow Taylor dalam bukunya yang berjudul Principles of Scientific Management pada tahun 1911. Dalam bukunya itu, Taylor mendeskripsikan manajemen ilmiah adalah "penggunaan metode ilmiah untuk menentukan cara terbaik dalam menyelesaikan suatu pekerjaan." Beberapa penulis seperti Stephen Robbins menganggap tahun terbitnya buku ini sebagai tahun lahirya teori manajemen modern.[2]
Henry Gantt yang pernah bekerja bersama Taylor di Midvale Steel Company menggagas ide bahwa seharusnya seorang mampu mandor memberi pendidikan kepada karyawannya untuk bersifat rajin (industrious ) dan kooperatif. Ia juga mendesain sebuah grafik untuk membantu manajemen yang disebut sebagai Gantt chart yang digunakan untuk merancang dan mengontrol pekerjaan.
Manajemen ilmiah kemudian dikembangkan lebih jauh oleh pasangan suami-istri Frank dan Lillian Gilbreth. Keluarga Gilbreth berhasil menciptakan micromotion yang dapat mencatat setiap gerakan yang dilakukan oleh pekerja dan lamanya waktu yang dihabiskan untuk melakukan setiap gerakan tersebut.[9]
Era ini juga ditandai dengan hadirnya teori administratif, yaitu teori mengenai apa yang dilakukan oleh para manajer dan bagaimana cara membentuk praktik manajemen yang baik.[9] Pada awal abad ke-20, seorang industriawan Perancis bernama Henry Fayol mengajukan gagasan lima fungsi utama manajemen: merancang, mengorganisasi, memerintah, mengoordinasi, dan mengendalikan.[10]Gagasan Fayol itu kemudian mulai digunakan sebagai kerangka kerja buku ajar ilmu manajemen pada pertengahan tahun 1950, dan terus berlangsung hingga sekarang.[2] Selain itu, Henry Fayol juga mengagas 14 prinsip manajemen yang merupakan dasar-dasar dan nilai yang menjadi inti dari keberhasilan sebuah manajemen.
Sumbangan penting lainnya datang dari ahli sosilogi Jerman Max Weber. Weber menggambarkan suatu tipe ideal organisasi yang disebut sebagai birokrasi—bentuk organisasi yang dicirikan oleh pembagian kerja, hierarki yang didefinisikan dengan jelas, peraturan dan ketetapan yang rinci, dan sejumlah hubungan yang impersonal. Namun, Weber menyadari bahwa bentuk "birokrasi yang ideal" itu tidak ada dalam realita. Dia menggambarkan tipe organisasi tersebut dengan maksud menjadikannya sebagai landasan untuk berteori tentang bagaimana pekerjaan dapat dilakukan dalam kelompok besar. Teorinya tersebut menjadi contoh desain struktural bagi banyak organisasi besar sekarang ini.[2]
Perkembangan selanjutnya terjadi pada tahun 1940-an ketika Patrick Blackett melahirkan ilmu riset operasi, yang merupakan kombinasi dari teori statistika dengan teori mikroekonomi. Riset operasi, sering dikenal dengan "Sains Manajemen", mencoba pendekatan sains untuk menyelesaikan masalah dalam manajemen, khususnya di bidang logistik dan operasi. Pada tahun 1946Peter F. Drucker—sering disebut sebagai Bapak Ilmu Manajemen—menerbitkan salah satu buku paling awal tentang manajemen terapan: "Konsep Korporasi" (Concept of the Corporation). Buku ini muncul atas ide Alfred Sloan (chairman dari General Motors) yang menugaskan penelitian tentang organisasi.[11]

[sunting]Era manusia sosial

Era manusia sosial ditandai dengan lahirnya mahzab perilaku (behavioral school) dalam pemikiran manajemen di akhir era manajemen ilmiah. Mahzab perilaku tidak mendapatkan pengakuan luas sampai tahun 1930-an. Katalis utama dari kelahiran mahzab perilaku adalah serangkaian studi penelitian yang dikenal sebagai eksperimen Hawthrone.
Eksperimen Hawthrone dilakukan pada tahun 1920-an hingga 1930-an di Pabrik Hawthrone milik Western Electric Company Works di Cicero, Illenois.[2]. Kajian ini awalnya bertujuan mempelajari pengaruh berbagai macam tingkat penerangan lampu terhadap produktivitas kerja. Hasil kajian mengindikasikan bahwa ternyata insentif seperti jabatan, lama jam kerja, periode istirahat, maupun upah lebih sedikit pengaruhnya terhadap output pekerja dibandingkan dengan tekanan kelompok, penerimaan kelompok, serta rasa aman yang menyertainya. Peneliti menyimpulkan bahwa norma-norma sosial atau standar kelompok merupakan penentu utama perilaku kerja individu.[9]
Kontribusi lainnya datang dari Mary Parker Follet. Follett (1868–1933) yang mendapatkan pendidikan di bidang filosofi dan ilmu politik menjadi terkenal setelah menerbitkan buku berjudul Creative Experience pada tahun 1924.[9] Follet mengajukan suatu filosifi bisnis yang mengutamakan integrasi sebagai cara untuk mengurangi konflik tanpa kompromi atau dominasi. Follet juga percaya bahwa tugas seorang pemimpin adalah untuk menentukan tujuan organisasi dan mengintegrasikannya dengan tujuan individu dan tujuan kelompok. Dengan kata lain, ia berpikir bahwa organisasi harus didasarkan pada etika kelompok daripada individualisme. Dengan demikian, manajer dan karyawan seharusnya memandang diri mereka sebagai mitra, bukan lawan.
Pada tahun 1938, Chester Barnard (1886–1961) menulis buku berjudul The Functions of the Executive yang menggambarkan sebuah teori organisasi dalam rangka untuk merangsang orang lain memeriksa sifat sistem koperasi. Melihat perbedaan antara motif pribadi dan organisasi, Barnard menjelaskan dikotonomi "efektif-efisien".
Menurut Barnard, efektivitas berkaitan dengan pencapaian tujuan, dan efisiensi adalah sejauh mana motif-motif individu dapat terpuaskan. Dia memandang organisasi formal sebagai sistem terpadu di mana kerjasama, tujuan bersama, dan komunikasi merupakan elemen universal, sementara pada organisasi informal, komunikasi, kekompakan, dan pemeliharaan perasaan harga diri lebih diutamakan. Barnard juga mengembangkan teori "penerimaan otoritas" didasarkan pada gagasan bahwa bos hanya memiliki kewenangan jika bawahan menerima otoritas itu.

[sunting]Era modern

Era modern ditandai dengan hadirnya konsep manajemen kualitas total (total quality management—TQM) di abad ke-20 yang diperkenalkan oleh beberapa guru manajemen, yang paling terkenal di antaranya W. Edwards Deming (1900–1993) and Joseph Juran (lahir 1904).
Deming, orang Amerika, dianggap sebagai Bapak Kontrol Kualitas di Jepang.[9] Deming berpendapat bahwa kebanyakan permasalahan dalam kualitas bukan berasal dari kesalahan pekerja, melainkan sistemnya. Ia menekankan pentingnya meningatkan kualitas dengan mengajukan teori lima langkah reaksi berantai. Ia berpendapat bila kualitas dapat ditingkatkan, (1) biaya akan berkurang karena berkurangnya biaya perbaikan, sedikitnya kesalahan, minimnya penundaan, dan pemanfaatan yang lebih baik atas waktu dan material; (2) produktivitas meningkat; (3) market share meningkat karena peningkatan kualitas dan harga; (4) profitabilitas perusahaan peningkat sehingga dapat bertahan dalam bisnis; (5) jumlah pekerjaan meningkat. Deming mengembangkan 14 poin rencana untuk meringkas pengajarannya tentang peningkatan kualitas.
Kontribusi kedua datang dari Joseph Juran.[9] Ia menyatakan bahwa 80 persen cacat disebabkan karena faktor-faktor yang sebenarnya dapat dikontrol oleh manajemen. Ia merujuk pada "prinsip pareto." Dari teorinya, ia mengembangkan trilogi manajemen yang memasukkan perencanaan, kontrol, dan peningkatan kualitas. Juran mengusulkan manajemen untuk memilih satu area yang mengalami kontrol kualitas yang buruk. Area tersebut kemudian dianalisis, kemudian dibuat solusi, dan diimplementasikan.

[sunting]Teori manajemen

[sunting]Manajemen ilmiah

Manajemen ilmiah kemudian dikembangkan lebih jauh oleh pasangan suami-istri Frank dan Lillian Gilbreth. Keluarga Gilbreth berhasil menciptakan micromotion yang dapat mencatat setiap gerakan yang dilakukan oleh pekerja dan lamanya waktu yang dihabiskan untuk melakukan setiap gerakan tersebut.[9] Gerakan yang sia-sia yang luput dari pengamatan mata telanjang dapat diidentifikasi dengan alat ini, untuk kemudian dihilangkan. Keluarga Gilbreth juga menyusun skema klasifikasi untuk memberi nama tujuh belas gerakan tangan dasar (seperti mencari, menggenggam, memegang) yang mereka sebut Therbligs (dari nama keluarga mereka, Gilbreth, yang dieja terbalik dengan huruf th tetap). Skema tersebut memungkinkan keluarga Gilbreth menganalisis cara yang lebih tepat dari unsur-unsur setiap gerakan tangan pekerja.[9]
Skema itu mereka dapatkan dari pengamatan mereka terhadap cara penyusunan batu bata. Sebelumnya, Frank yang bekerja sebagai kontraktor bangunan menemukan bahwa seorang pekerja melakukan 18 gerakan untuk memasang batu bata untuk eksterior dan 18 gerakan juga untuk interior. Melalui penelitian, ia menghilangkan gerakan-gerakan yang tidak perlu sehingga gerakan yang diperlukan untuk memasang batu bata eksterior berkurang dari 18 gerakan menjadi 5 gerakan. Sementara untuk batu bata interior, ia mengurangi secara drastis dari 18 gerakan hingga menjadi 2 gerakan saja. Dengan menggunakan teknik-teknik Gilbreth, tukang baku dapat lebih produktif dan berkurang kelelahannya di penghujung hari.[rujukan?]

[sunting]Pendekatan kuantitatif

Pendekatan kuantitatif adalah penggunaan sejumlah teknik kuantitatif—seperti statistikmodel optimasimodel informasi, atau simulasi komputer—untuk membantu manajemen dalam mengambil keputusan. Sebagai contoh, pemrograman linear digunakan para manajer untuk membantu mengambil kebijakan pengalokasian sumber daya; analisis jalur kritis (Critical Path Analysis) dapat digunakan untuk membuat penjadwalan kerja yang lebih efesien; model kuantitas pesanan ekonomi (economic order quantity model) membantu manajer menentukan tingkat persediaan optimum; dan lain-lain.[rujukan?]
Pengembangan kuantitatif muncul dari pengembangan solusi matematika dan statistik terhadap masalah militer selama Perang Dunia II.[12]Setelah perang berakhir, teknik-teknik matematika dan statistika yang digunakan untuk memecahkan persoalan-persoalan militer itu diterapkan di sektor bisnis. Pelopornya adalah sekelompok perwira militer yang dijuluki "Whiz Kids."[12] Para perwira yang bergabung denganFord Motor Company pada pertengahan 1940-an ini menggunakan metode statistik dan model kuantitatif untuk memperbaiki pengambilan keputusan di Ford.

[sunting]Klasifikasi

Ada 6 macam teori manajamen diantaranya:
  • Aliran klasik: Aliran ini mendefinisikan manajemen sesuai dengan fungsi-fungsi manajemennya. Perhatian dan kemampuan manajemen dibutuhkan pada penerapan fungsi-fungsi tersebut.
  • Aliran perilaku: Aliran ini sering disebut juga aliran manajemen hubungan manusia. Aliran ini memusatkan kajiannya pada aspek manusia da perlunya manajemen memahami manusia.
  • Aliran manajemen Ilmiah: aliran ini menggunakan matematika dan ilmu statistika untuk mengembangkan teorinya. Menurut aliran ini, pendekatan kuantitatif merupakan sarana utama dan sangat berguna untuk menjelaskan masalah manajemen.
  • Aliran analisis sistem: Aliran ini memfokuskan pemikiran pada masalah yang berhubungan dengan bidang lain untuk mengembangkan teorinya.
  • Aliran manajemen berdasarkan hasil: Aliran manajemen berdasarkan hasil diperkenalkan pertama kali oleh Peter Drucker pada awal 1950-an. Aliran ini memfokuskan pada pemikiran hasil-hasil yang dicapai bukannya pada interaksi kegiatan karyawan.
  • Aliran manajemen mutu: Aliran manajemen mutu memfokuskan pemikiran pada usaha-usaha untuk mencapai kepuasan pelanggan atau konsumen.

[sunting]Fungsi manajemen

Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan.[rujukan?] Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20.[rujukan?] Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tiga[rujukan?], yaitu:
  1. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.
  2. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
  3. Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha

[sunting]Sarana manajemen

Man dan machine, dua sarana manajemen.
Untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan diperlukan alat-alat sarana (tools). Tools merupakan syarat suatu usaha untuk mencapai hasil yang ditetapkan. Tools tersebut dikenal dengan 6M, yaitumen, money, materials, machines, method, dan markets.[rujukan?]
Man merujuk pada sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi. Dalam manajemen, faktormanusia adalah yang paling menentukan. Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja, sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja. Oleh karena itu, manajemen timbul karena adanya orang-orang yang berkerja sama untuk mencapai tujuan.
Money atau Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan. Oleh karena itu uang merupakan alat (tools) yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja, alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi.
Material terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik, selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana. Sebab materi dan manusia tidaki dapat dipisahkan, tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki.
Machine atau Mesin digunakan untuk memberi kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efesiensi kerja.
Metode adalah suatu tata cara kerja yang memperlancar jalannya pekerjaan manajer. Sebuah metode daat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja suatu tugas dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan kepada sasaran, fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu, serta uang dan kegiatan usaha. Perlu diingat meskipun metode baik, sedangkan orang yang melaksanakannya tidak mengerti atau tidak mempunyai pengalaman maka hasilnya tidak akan memuaskan. Dengan demikian, peranan utama dalam manajemen tetap manusianya sendiri.
Market atau pasar adalah tempat di mana organisasi menyebarluaskan (memasarkan) produknya. Memasarkan produk sudah barang tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak laku, maka proses produksi barang akan berhenti. Artinya, proses kerja tidak akan berlangsung. Oleh sebab itu, penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen.

[sunting]Prinsip manajemen

Prinsip-prinsip dalam manajemen bersifat lentur dalam arti bahwa perlu dipertimbangkan sesuai dengan kondisi-kondisi khusus dan situasi-situasi yang berubah.[rujukan?] Menurut Henry Fayol, seorang pencetus teori manajemen yang berasal dari Perancis, prinsip-prinsip umum manajemen ini terdiri dari[rujukan?]:
  1. Pembagian kerja (Division of work)
  2. Wewenang dan tanggung jawab (Authority and responsibility)
  3. Disiplin (Discipline)
  4. Kesatuan perintah (Unity of command)
  5. Kesatuan pengarahan (Unity of direction)
  6. Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri
  7. Penggajian pegawai
  8. Pemusatan (Centralization)
  9. Hirarki (tingkatan)
  10. Ketertiban (Order)
  11. Keadilan dan kejujuran
  12. Stabilitas kondisi karyawan
  13. Prakarsa (Inisiative)
  14. Semangat kesatuan, semangat korps

[sunting]Manajer

Manajer adalah seseorang yang bekerja melalui orang lain dengan mengoordinasikan kegiatan-kegiatan mereka guna mencapai sasaranorganisasi.[rujukan?]

[sunting]Tingkatan manajer

Piramida jumlah karyawan pada organisasi dengan struktur tradisional, berdasarkan tingkatannya.
Pada organisasi berstruktur tradisional, manajer sering dikelompokan menjadi manajer puncak, manajer tingkat menengah, dan manajer lini pertama (biasanya digambarkan dengan bentuk piramida, di mana jumlah karyawan lebih besar di bagian bawah daripada di puncak).
Manejemen lini pertama (first-line management), dikenal pula dengan istilah manajemen operasional, merupakan manajemen tingkatan paling rendah yang bertugas memimpin dan mengawasi karyawan non-manajerial yang terlibat dalam proses produksi. Mereka sering disebut penyelia (supervisor), manajer shift, manajer area, manajer kantor, manajer departemen, atau mandor (foreman).
Manajemen tingkat menengah (middle management) mencakup semua manajemen yang berada di antara manajer lini pertama dan manajemen puncak dan bertugas sebagai penghubung antara keduanya. Jabatan yang termasuk manajer menengah di antaranya kepala bagian, pemimpin proyek, manajer pabrik, atau manajer divisi.
Manajemen puncak (top management), dikenal pula dengan istilah executive officer, bertugas merencanakan kegiatan dan strategi perusahaan secara umum dan mengarahkan jalannya perusahaan. Contoh top manajemen adalah CEO (Chief Executive Officer), CIO (Chief Information Officer), dan CFO (Chief Financial Officer).
Meskipun demikian, tidak semua organisasi dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan menggunakan bentuk piramida tradisional ini. Misalnya pada organisasi yang lebih fleksibel dan sederhana, dengan pekerjaan yang dilakukan oleh tim karyawan yang selalu berubah, berpindah dari satu proyek ke proyek lainnya sesuai dengan permintaan pekerjaan.

[sunting]Peran manajer

Henry Mintzberg, seorang ahli riset ilmu manajemen, mengemukakan bahwa ada sepuluh peran yang dimainkan oleh manajer di tempat kerjanya. Ia kemudian mengelompokan kesepuluh peran itu ke dalam tiga kelompok[13]. yang pertama adalah peran antar pribadi, yaitu melibatkan orang dan kewajiban lain, yang bersifat seremonial dan simbolis. Peran ini meliputi peran sebagai figur untuk anak buah, pemimpin, dan penghubung. Yang kedua adalah peran informasional, meliputi peran manajer sebagai pemantau dan penyebar informasi, serta peran sebagai juru bicara. Yang ketiga adalah peran pengambilan keputusan, meliputi peran sebagai seorang wirausahawan, pemecah masalah, pembagi sumber daya, dan perunding.
Mintzberg kemudian menyimpulkan bahwa secara garis besar, aktivitas yang dilakukan oleh manajer adalah berinteraksi dengan orang lain.[13]

[sunting]Keterampilan manajer

Gambar ini menunjukan keterampilan yang dibutuhkan manajer pada setiap tingkatannya.
Robert L. Katz pada tahun 1970-an mengemukakan bahwa setiap manajer membutuhkan minimal tiga keterampilan dasar.[14] Ketiga keterampilan tersebut adalah:
  1. Keterampilan konseptual (conceptional skill)
    Manajer tingkat atas (top manager) harus memiliki keterampilan untuk membuat konsep, ide, dan gagasan demi kemajuan organisasi. Gagasan atau ide serta konsep tersebut kemudian haruslah dijabarkan menjadi suatu rencana kegiatan untuk mewujudkan gagasan atau konsepnya itu. Proses penjabaran ide menjadi suatu rencana kerja yang kongkret itu biasanya disebut sebagai proses perencanaan atau planning. Oleh karena itu, keterampilan konsepsional juga meruipakan keterampilan untuk membuat rencana kerja.
  2. Keterampilan berhubungan dengan orang lain (humanity skill)
    Selain kemampuan konsepsional, manajer juga perlu dilengkapi dengan keterampilan berkomunikasi atau keterampilan berhubungan dengan orang lain, yang disebut juga keterampilan kemanusiaan. Komunikasi yang persuasif harus selalu diciptakan oleh manajer terhadap bawahan yang dipimpinnya. Dengan komunikasi yang persuasif, bersahabat, dan kebapakan akan membuat karyawan merasa dihargai dan kemudian mereka akan bersikap terbuka kepada atasan. Keterampilan berkomunikasi diperlukan, baik pada tingkatan manajemen atas, menengah, maupun bawah.
  3. Keterampilan teknis (technical skill)
    Keterampilan ini pada umumnya merupakan bekal bagi manajer pada tingkat yang lebih rendah. Keterampilan teknis ini merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu, misalnya menggunakan program komputer, memperbaiki mesin, membuat kursi, akuntansi dan lain-lain.
Selain tiga keterampilan dasar di atas, Ricky W. Griffin menambahkan dua keterampilan dasar yang perlu dimiliki manajer, yaitu:[4]
  1. Keterampilan manajemen waktu
    Merupakan keterampilan yang merujuk pada kemampuan seorang manajer untuk menggunakan waktu yang dimilikinya secara bijaksana. Griffin mengajukan contoh kasus Lew Frankfort dari Coach. Pada tahun 2004, sebagai manajer, Frankfort digaji $2.000.000 per tahun. Jika diasumsikan bahwa ia bekerja selama 50 jam per minggu dengan waktu cuti 2 minggu, maka gaji Frankfort setiap jamnya adalah $800 per jam—sekitar $13 per menit. Dari sana dapat kita lihat bahwa setiap menit yang terbuang akan sangat merugikan perusahaan. Kebanyakan manajer, tentu saja, memiliki gaji yang jauh lebih kecil dari Frankfort. Namun demikian, waktu yang mereka miliki tetap merupakan aset berharga, dan menyianyiakannya berarti membuang-buang uang dan mengurangi produktivitas perusahaan.
  2. Keterampilan membuat keputusan
    Merupakan kemampuan untuk mendefinisikan masalah dan menentukan cara terbaik dalam memecahkannya. Kemampuan membuat keputusan adalah yang paling utama bagi seorang manajer, terutama bagi kelompok manajer atas (top manager). Griffin mengajukan tiga langkah dalam pembuatan keputusan. Pertama, seorang manajer harus mendefinisikan masalah dan mencari berbagai alternatif yang dapat diambil untuk menyelesaikannya. Kedua, manajer harus mengevaluasi setiap alternatif yang ada dan memilih sebuah alternatif yang dianggap paling baik. Dan terakhir, manajer harus mengimplementasikan alternatif yang telah ia pilih serta mengawasi dan mengevaluasinya agar tetap berada di jalur yang benar.

[sunting]Etika manajerial

Etika manajerial adalah standar prilaku yang memandu manajer dalam pekerjaan mereka. Ada tiga kategori klasifikasi menurut Ricky W. Griffin:[4]
  • Perilaku terhadap karyawan
  • Perilaku terhadap organisasi
  • Perilaku terhadap agen ekonomi lainnya

[sunting]Bidang manajemen

[sunting]Referensi

  1. ^ a b Oxford English Dictionary
  2. ^ a b c d e f Robbins, Stephen dan Mary coulter. 2007. Management, 8th Edition. NJ: Prentice Hall.
  3. ^ Vocational Business: Training, Developing and Motivating People by Richard Barrett - Business & Economics - 2003. - Page 51.
  4. ^ a b c Griffin, R. 2006. Business, 8th Edition. NJ: Prentice Hall.
  5. ^ (Inggris) Online Etymology: Manage
  6. ^ C.S. George Jr. 1972. The History or Management Thought, ed. 2nd. Upper Saddle River, NJ. Prentice Hall. h.4
  7. ^ (Inggris) Wren, Daniel dan Arthur Bedeian. 2009. The Evolution of Management Thought
  8. ^ Smith, Adam. 1776. An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations.
  9. ^ a b c d e f g h i http://www.referenceforbusiness.com/management/Or-Pr/Pioneers-of-Management.html
  10. ^ Fayol, Henry. 1949. Administration, industrielle et generale.
  11. ^ Drucker, Peter. 1946. Concept of Corporation. John Day Company.
  12. ^ a b (Inggris) Kisah Whiz Kids
  13. ^ a b Mintzberg 1973. The Nature of Managerial Work
  14. ^ Robert L. Katz. Skills of an Effective Administrator.