Minggu, 10 Maret 2013

tugas pokok pertemuan pertama

                                                                BAB 12



                   
                                                NAMA : DINA AGUSTINA UNTARI
                                               
                                                KELAS : 3EA16

                                                NPM    :12210055



PENALARAN

Penalaran adalah bentuk pemikiran yang lebih rumit karena merupakan bentuk tertinggi dari pemikiran,sehingga pembahasanya dipisahkan dari pembahasan sebelumnya.secara sederhana penalaran dapat didefinisikan sebagai proses pengambilan keputusan berdasarkan proposisi-proposisi sebelumnya.
Contoh
1.    logam 1 dipanaskan akan memuai
2.    logam 2 dipanaskan akan memuai
3.    logam 3 dipanaskan akan memuai

Dari contoh tersebut dapat dikatakan bahwa penalaran ialah gerak pikiran dari proposisi satu dan seterusnya,hingga proposisi terakhir(kesimpulan). Jadi penalaran merupakan suatu proses pikiran.
Sebuah penalaran terdiri dari premis dan kesimpulan. Premis dibedakan lagi menjadi premis mayor dan minor. Penalaran sering dibedakan menjadi dua yakni penalaran induktif dan penalaran deduktif. Pada penalaran deduktif,konklusif lebih sempit dari premis,pada penalaran induktif konklusi lebih luas dari premis.
Contoh penalaran deduktif
1.    semua manusia akan mati (premis mayor)
2.    indra adalah manusia (premis minor)
3.    kucing akan mati (konklusif)

contoh penalaran induktif
1.    logam 1 jika dipanaskan akan memuai (premis mayor)
2.    logam 2 jika dipanaskan akan memuai (premis minor)
3.    semua logam akan memuai jika di panaskan (konklusi)

Perlu dipahami bahwa “yang benar” tidak sama dengan “yang logis”. Yang benar adalah suatu proposisi. Sebuah proposisi itu benar jika ada kesesuain antara subjek dan predikat. Yang logis adalah penalaran,suatu penalaran dikatakan logis jika mempunyai bentuk yang tepat. Ada 4 hukum yang bisa dijadikan alat pengukur kelogisan suatu penalaran.
1.    Apabila premis benar konklusi benar : contoh manusia akan mati,ali manusia. Jadi ali akan mati. Disini premis mayor dan minornya benar,oleh sebab itu konklusinya juga benar.
2.    Apabila konklusinya salah,premisnya salah : contoh semua manusia akan mati,malaikat adalah manusia,jadi malaikat akan mati. Disini konklusinya salah sebab itu premisnya (keduanya atau salah satunya)pasti salah.
3.    Apabila premisnya salah,konklusinya dapat salah dapat benar. Contoh malaikat itu benda fisik,batu itu malaikat. Disini keduanya premisnya salah,tapi konklusinya benar.
4.    Apabila konklusinya benar,premisnya dapat benar dapat salah. Sama seperti contoh hukum pertama.

METODE ILMIAH

            Sarana ilmiah pada dasarnya merupakan alat yang membantu kegiatan ilmiah dalam berbagai langkah yang harus ditempuhnya. Pada langkah tertentu biasanya diperlukan sarana yang tertentu pula. Oleh sebab itulah maka sebelum kita mempelajari sarana-sarana berfikir ilmiah ini kita telah menguasai langkah-langkah dalam kegiatan ilmiah tersebut. Dengan jalan ini maka kita akan sampai pada hakekat sarana yang sebenarnya,sebab sarana merupakan alat yang membantu kita dalam mencapai tujuan tertentu,tanpa dengan kata lain,sarana ilmiah mempunyai fungsi-fungsi yang khas dalam kegiatan ilmiah secara menyeluruh.

            Sarana berfikir ilmiah ini,dalam proses pendidikan kita,merupakan bidang studi tersendiri.artinya kita mempelajari berbagai cabang ilmu.dalam hal ini kita harus memperhatikan dua hal.

Pertama sarana ilmiah bukan merupakan ilmu dalam pengertian bahwa ilmiah itu merupakan kumpulan pengetahuan yang didapat berdasarkan metode ilmiah. Seperti diketahui, cirri-ciri ilmu umpamannya adalah penggunaan induksi dan deduksi dalam medapatkan pengetahuan. Cara berfikir ilmiah tidak mempergunakan cara ini dalam mendapatkan pengetahuannya. Secara lebih tuntas dapat dikatakan bahwa ilmu mempunyai metode tersendiri dalam mendapatkan pengetahuan yang berbeda dengan sarana berfikir ilmiah.

Kedua tujuan mempelajari sarana ilmiah secara baik,sedangkan tujuan mempelajari ilmu dimaksudkan untuk mendapatkan pengetahuan yang memungkinkan kita untuk melakukan penelitian ilmiah secara baik,sedangkan tujuan mempelajari ilmu dimaksudkan untuk mendapatkan pengetahuan yang memungkinkan kita untuk bisa memecahkan masalah kita sehari-hari. Dalam hal ini sarana ilmiah merupakan alat bagi cabang-cabang pengetahuan untuk mengembangkan materi pengetahuan berdasarkan metode ilmiah dalam melakukan fungsinya secara baik. Jelaskan mengapa cara berfikir ilmiah mempunyai metode tersendiri yang berbeda dengan metode ilmiah mendapatkan pengetahuannya,sebab fungsi sarana ilmiah adalah melakukan fungsi ilmiah dan bukan ilmu itu tersendiri.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dari sarana berfikir ilmiah adalah

  1. Saran berfikir ilmiah bukanlah ilmu,melainkan kumpulan pengetahuan yang didapatkan berdasarkan metode ilmiah
  2. Tujuan mempelajari metode ilmiah adalah untuk memungkinkan kita melakukan penelitian secara baik.
Adapun sarana berfikir ilmiah adalah bahasa,logika,matematika dan statiska. Keempat sarana berfikir ilmiah sangat berperan dalam pembentukan ilmu yang baru.
Syarat suatu ilmu adalah bila ilmu itu sesuai dengan pengetahuanya dan sesuai dengan kenyataanya,atau dengan kata lain suatu ilmu itu berada di dunia empiris dan dunia rasional seperti yang tertera pada bagan satu. Andaikan ilmu itu bergerak dari khasanah ilmu yang berada didunia rasional kemudian ilmu itu mengalami proses deduksi. Dalam proses deduksi ini,sarana berfikir ilmiah yang berperan adalah logika dan matematika. Disini teori-teori yang ada dapat dikaitkan dengan fenomena-fenomena sehingga terjadilah hipotesis atau dugaan,dalam hal ini disebut sebagai ramalan. Ramalan ini perlu diuji melalui tahapan pengujian. Tahapan pengujian dilakukan dengan menggunakan metode ilmiah.

Dalam proses pengujian dilakukan pengumpulan fakta-fakta di lapangan atau di dunia empiris. Selanjutnya,dilakukan pengujian dengan berbantuan sarana berfikir ilmiah statistika, sehingga terjadi proses induksi untuk mendapatkan kasanah ilmu yang lain. Proses ini akan berulang terus,sehingga ilmu tersebut selalu berkembang untuk mendapatkan ilmu yang baru atau ilmu yang lainnya.
Contoh metode ilmiah

1.    Metode ilmiah yang ilmiah :
PT PERTAMINA EP MENGEMBALIKAN BLOK PEMERINTAH
Jakarta kompas – PT Pertamina exploration dan production (EP) akan mengembalikan sebagian wilayah kerja minyak dan gas bumi kepada pemerintah. Hal ini dilakukan karena sebagian wilayah kerja tersebut dinilai tidak prospektif dan sulit di kembangkan sebagai wilayah operasi migas.Terkait hal itu, wakil menteri energi dan sumber daya mineral susilo siswoutomo,jumat(8/3),saat ditemui dikantor kementrian ESDM,jakarta,menyambut positif rencana pertamina EP tersebut untuk mengoptimalkan pengelolaan miigas nasional. Baguslah, artinya nantinya area jadi terbuka dan bisa di tenderkan lagi untuk dieksplorisasi oleh perusahaan lain. Jadi pertamina EP tinggal fokus pada daerah-daerah yang betul-betul propesktif.

2.    Metode non ilmiah yang tidak ilmiah :
MENANTI AKSI JAGO TUA BENARD HOKINS
Di jagat tinju adalah lajim. Seorang petinju berkata,satu kanfas lagi saya berhenti. Namun,kenyataanya ia belum berhenti,naik ring lagi,dan lagi hingga ya berkata,satu del lagi saya bener-bener dah pension.
PERBEDAAN KARANGAN

Karangan  adalah bentuk tulisan yang mengungkapkan pikiran dan perasaan pengarang dalam satu kesatuan tema yang utuh . Karangan merupakan rangkaian hasil pikiran atau ungkapan perasaan ke dalam bentuk tulisan yang teratur. Karangan adalah tulisan yang disusun berdasarkan cara berfikir yang logis. Karangan adalah bentuk tulisan yang mengungkapkan ide, pikiran, dan perasaan dalam kesatuan yang utuh.
 Kerangka karangan sangat menentukan bagus tidaknya hasil sebuah karangan karena dengan adanya kerangka karangan, penulis bisa lebih terarah dan fokus dengan pokok pikiran serta tema yang telah ditentukan karena fungsi dari kerangka karangan adalah sebagai berikut:

1.    Memudahkan pengendalian variabel
2.    memperlihatkan pokok bahasan, sub-subbahasan karangan, dan memberi kemungkinan perluasan bahasan tersebut sehingga memungkinkan penulis menciptakan suasana kreatif sesuai dengan variasi yang diinginkan
3.    Mencegah pembahasan keluar dari sasaran yang sudah dirumuskan dalam topik, judul, masalah, tujuan, dan kalimat tesis
4.    memudahkan penulis menyusun karangan secara menyeluruh
5.    Mencegah ketidaklengkapan bahasan
6.    Mencegah pengulangan pembahasan ide
7.    Memperlihatkan kekurangan atau kelebihan materi pembahasan.

Cara Membuat Karangan Yang Baik
Karangan yang baik adalah karangan yang ditulis oleh orang yang berpengetahuan. Jadi kalau kita ingin meghasilkan karangan yang baik, lebih baik kita menulis karangan berdasarkan bidang yang memang kita kuasai sehingga hasil tulisan karangan kita jelas terbaca arah dan maksudnya.


Berikut ini adalah cara membuat karangan yang baik:
  1. Menentukan tema yang akan ditulis
  2. Pilih judul yang sesuai dengan karangan yang akan ditulis
  3. membuat kerangka karangan yang jelas, gagasan yang sesuai tema, berisi pokok pikiran yang logis, serta konsisten terhadap tema dan judul
  4. Selalu memperhatikan isi dari karangan
  5. Penggunaan bahasa yang baik dan benar sesuai dengan EYD (Ejaan Yang Disempurnakan)
  6. Menguasai tema serta pokok bahasan yang akan kita tulis
  7. Patuh pada kerangka karangan yang telah kita buat sebelumnya


Karangan Argumentasi Bahasa Indonesia

Karangan argumentasi adalah karangan yang memberikan alasan kuat dan meyakinkan mengenai suatu hal. Penalaran yang sehat dan didukung oleh penggunaan bahasa yang baik dan efektif sangat menunjang sebuah karangan argumentasi. Dasar karangan argumentasi bahasa Indonesia adalah berpikir kritis dan logis. Oleh karena itu, karangan argumentasi harus berdasarkan fakta-fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. Fakta - fakta tersebut dapat diperoleh dari berbagai sumber, antara lain: buku, majalah, surat kabar, angket, wawancara, penelitian, dan pengamatan langsung melalui observasi.
Hal - hal yang harus diperhatikan dalam membuat karangan argumentasi Bahasa Indonesia adalah: berfikir sehat-kritis-logis, mampu mencari-mengumpulkan-memilah fakta yang sesuai dengan tujuan dan topik serta mampu merangkaikan untuk membuktikan keyakinan atau pendapat, menjauhkan emosi dan unsur subjektif, mampu menggunakan bahasa secara baik-benar-efektif dan tidak menimbulkan salah penafsiran. 
Karangan argumentasi dapat dikembangkan dengan pola penalaran  sebab akibat, yaitu menyampaikan terlebih dahulu sebab-sebabnya dan diakhiri dengan pernyataan sebagai akibat dari sebab tersebut. Karangan argumentasi bahasa Indonesia biasanya bertujuan untuk membuktikan suatu kebenaran sehingga pembaca meyakini kebenaran itu. Pembuktian dari karangan argumentasi bahasa Indonesia ini sudah pasti memerlukan data dan fakta yang meyakinkan. 

Pada dunia periklanan banyak menggunakan bahasa argumentasi dimana konsumen diajak untuk melihat keunggulan dari sebuah produk berdasarkan fakta penunjang yang diyakini bisa membuat konsumen tergerak untuk memutuskan membeli produk tersebut. Contoh karangan argumentasi bahasa Indonesia yang lain adalah skripsi serta karangan ilmiah yang lain. Sebuah karangan argumentasi dianggap memenuhi syarat bila didukung data serta fakta yang akurat sehingga apa yang disampaikan penulis dalam karanga argumentasi tersebut dapat meyakinkan orang yang membacanya 

Contoh Karangan Argumentasi

Karangan argumentasi merupakan karangan yang memberikan alasan kuat dan meyakinkan agar pembaca mengikuti dan mengakui kebenaran gagasan penulis. Dalam karangan argumentasi banyak mengemukakan alasan, contoh, atau bukti yang kuat.

Berikut ini adalah contoh karangan argumentasi:

Memutuskan untuk menyekolahkan anak pada usia yang masih sangat dini saat ini telah menjadi trend di kalangan masyarakat. Dengan alasan ingin sedari dini memberikan berbagai ilmu dan kepandaian kepada sang anak, orang tua rela merogoh kocek dalam-dalam untuk biaya sekolah yang tidak bisa dibilang murah. Bahkan tidak jarang ada bayi usia dibawah satu tahun yang disekolahkan dengan standar internasional. Bila dilihat dari sudut pandang psikologis anak, memasukkan mereka ke dalam sekolah pada usia yang sangat dini dipandang belum begitu perlu. Karena pada usia yang masih sangat dini, yang diperlukan anak hanyalah interaksi yang intens dengan orang-orang terdekatnya, seperti ibu, bapak, kakak, dll

Mungkin dengan alasan keterbatasan waktu karena ibu bekerja maka memilih untuk menggunakan fasilitas day care sekaligus sebagai tempat sekolah bagi anak mereka. Ini tidak bisa disalahkan begitu saja. hal terpenting yang harus diperhatikan adalah, pilihlah day care yang "sayang anak" dan memperhatikan segala keperluan dan kebutuhan anak sesuai dengan usianya. Pastikan bahwa pengasuh bisa berinteraksi dengan baik selama anak kita berada di day care. Perhatikan juga fasilitas yang disediakan, apakah memenuhi kebutuhan motorik kasar dan motorik halus sesuai usia anak kita. 

Contoh Sinopsis

Berikut ini merupakan contoh sebuah sinopsis :


SINOPSIS SINGKONG DAN KEJU:


Joko, 13 tahun, baru lulus SD, meninggalkan desa Pajangan, sahabat, dan keluarganya untuk bersekolah di Surabaya. Ia tinggal bersama nenek dan kakek Johan, sahabat mendiang kakeknya, Alm. Kusnadi. Selain itu, ia bersahabat dengan Dini, cucu kakek Johan yang tinggal serumah dengannya. Joko dan Dini menjadi dua sahabat, mereka bersekolah di SLTP Negeri 1 Bungurasih, Surabaya. Di SLTP tersebut mereka bertemu dengan Danu dan Nela, dua anak orang kaya yang tidak menyukai kehadiran Joko dan berusaha memisahkan dari Dini. Joko merebut simpati Dini dan teman-teman sekelasnya karena kepolosan dan kepintarannya. Suatu saat Joko bertanding sepakbola melawan tim si Danu, Joko berhasil memenangkan pertandingan walaupun dicurangi Danu. Kejadian berlanjut, Danu mendapat nilai jelek di ulangan matematika sementara Joko dan Dini mendapat angka yang tinggi. Kesal karena merasa diremehkan, Danu menantang Joko untuk duel satu lawan satu. Duel dilerai oleh guru tetpi Danu berusaha mempermalukan Joko terus menerus. Sampai suatu saat, Danu dan Nela ditodong penjahat di Plasa Tunjungan. Joko yang melihat kejadian tersebut berusaha menolongnya. Dengan ilmu silat dan kelincahannya, Joko berhasil menggagalkan penodongan tersebut. Danu dan Nela merasa menyesal, mereka meminta maaf dan membentuk persahabatan baru.




Daftar pustakan

Koran kompas sabtu 9 maret 2013
Kompas minggu 10 maret 2013

Rabu, 23 Januari 2013

sumber daya alam

Sumber daya alam (biasa disingkat SDA) adalah segala sesuatu yang muncul secara alami yang dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan manusia pada umumnya. Yang tergolong di dalamnya tidak hanya komponen biotik, seperti hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme, tetapi juga komponen abiotik, seperti minyak bumi, gas alam, berbagai jenis logam, air, dan tanah.Inovasi teknologi, kemajuan peradaban dan populasi manusia, serta revolusi industri telah membawa manusia pada era eksploitasi sumber daya alam sehingga persediaannya terus berkurang secara signifikan, terutama pada satu abad belakangan ini.Sumber daya alam mutlak diperlukan untuk menunjang kebutuhan manusia, tetapi sayangnya keberadaannya tidak tersebar merata dan beberapa negara seperti Indonesia, Brazil, Kongo, Sierra Leone, Maroko, dan berbagai negara di Timur Tengah memiliki kekayaan alam hayati atau nonhayati yang sangat berlimpah. Sebagai contoh, negara di kawasan Timur Tengah memiliki persediaan gas alam sebesar sepertiga dari yang ada di dunia dan Maroko sendiri memiliki persediaan senyawa fosfat sebesar setengah dari yang ada di bumi.Akan tetapi, kekayaan sumber daya alam ini seringkali tidak sejalan dengan perkembangan ekonomi di negara-negara tersebut.Pada umumnya, sumber daya alam berdasarkan sifatnya dapat digolongkan menjadi SDA yang dapat diperbaharui dan SDA tak dapat diperbaharui. SDA yang dapat diperbaharui adalah kekayaan alam yang dapat terus ada selama penggunaannya tidak dieksploitasi berlebihan. Tumbuhan, hewan, mikroorganisme, sinar matahari, angin, dan air adalah beberapa contoh SDA terbaharukan. Walaupun jumlahnya sangat berlimpah di alam, penggunannya harus tetap dibatasi dan dijaga untuk dapat terus berkelanjutan. SDA tak dapat diperbaharui adalah SDA yang jumlahnya terbatas karena penggunaanya lebih cepat daripada proses pembentukannya dan apabila digunakan secara terus-menerus akan habis. Minyak bumi, emas, besi, dan berbagai bahan tambang lainnya pada umumnya memerlukan waktu dan proses yang sangat panjang untuk kembali terbentuk sehingga jumlahnya sangat terbatas., minyak bumi dan gas alam pada umumnya berasal dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan yang hidup jutaan tahun lalu, terutama dibentuk dan berasal dari lingkungan perairan.Perubahan tekanan dan suhu panas selama jutaaan tahun ini kemudian mengubah materi dan senyawa organik tersebut menjadi berbagai jenis bahan tambang tersebut.


Sumber daya alam di Indonesia

 Indonesia merupakan negara dengan tingkat biodiversitas tertinggi kedua di dunia setelah Brazil.Fakta tersebut menunjukkan tingginya keanekaragaman sumber daya alam hayati yang dimiliki Indonesia dan hal ini, berdasarkan Protokol Nagoya, akan menjadi tulang punggung perkembangan ekonomi yang berkelanjutan (green economy).Protokol Nagoya sendiri merumuskan tentang pemberian akses dan pembagian keuntungan secara adil dan merata antara pihak pengelola dengan negara pemilik sumber daya alam hayati, serta memuat penjelasan mengenai mekanisme pemanfaatan kekayaan sumber daya alam tersebut.Kekayaan alam di Indonesia yang melimpah terbentuk oleh beberapa faktor, antara lain: Dilihat dari sisi astronomi, Indonesia terletak pada daerah tropis yang memiliki curah hujan yang tinggi sehingga banyak jenis tumbuhan yang dapat hidup dan tumbuh dengan cepat.Dilihat dari sisi geologi, Indonesia terletak pada titik pergerakan lempeng tektonik sehingga banyak terbentuk pegunungan yang kaya akan mineral. Daerah perairan di Indonesia kaya sumber makanan bagi berbagai jenis tanaman dan hewan laut, serta mengandung juga berbagai jenis sumber mineral.
 Tingginya tingkat biodiversitas Indonesia ditunjukkan dengan adanya 10% dari tanaman berbunga yang dikenal di dunia dapat ditemukan di Indonesia, 12% dari mamalia, 16% dari hewan reptil, 17% dari burung, 18% dari jenis terumbu karang, dan 25% dari hewan laut.Di bidang agrikultur, Indonesia juga terkenal atas kekayaan tanaman perkebunannya, seperti biji coklat, karet, kelapa sawit, cengkeh, dan bahkan kayu yang banyak diantaranya menempati urutan atas dari segi produksinya di dunia.Sumber daya alam di Indonesia tidak terbatas pada kekayaan hayatinya saja. Berbagai daerah di Indonesia juga dikenal sebagai penghasil berbagai jenis bahan tambang, seperti petroleum, timah, gas alam, nikel, tembaga, bauksit, timah, batu bara, emas, dan perak.
Di samping itu, Indonesia juga memiliki tanah yang subur dan baik digunakan untuk berbagai jenis tanaman Wilayah perairan yang mencapai 7,9 juta km2 juga menyediakan potensi alam yang sangat besar.

Jumat, 23 November 2012

PROSES ORGANISASI



1.  PROSES MEMPENGARUHI
Menurut Scott dan Mitcell, Pengaruh merupakan suatu transaksi social dimana seseorang atau sekelompok orang melakukan kegiatan sesuai dengan harapan dari orang yang mempengaruhi.

Elemen-elemen proses mempengaruhi:
    1. Orang yang mempengaruhi
    2. Metode
    3. Orang yang mempengaruhi

Metode Mempengaruhi:
a.    Kekuatan Fisik
b.    Penggunaan sanksi (negative ataupun positif)
c.    Keahlian
d.    Kharisma

ANALISIS FRENCH RAVEN
Mereka mendifiniskan kekuasaan berdasarkan pada pengaruh, dan pengaruh berdasarkan pada perubahan psikologis. Pengaruh adalah pengendalian yang dilakukan oloeh seseorang dalam organisasi (masyarakat) terhadap orang lain. Konsep penting atas gagasan ini adalah bahwa kekuasaan merupakan pengaruh laten (terpendam) sedangkan pengaruh merupakankekuasaan dalam kenyataan (yang direalisasikan).
French-Raven membagi 5 sumber basis kekuasaan:
a.    Kekuasaan Balas jasa
b.    Kekuasaan Paksaan
c.    Kekuasaan Sah
d.    Kekuasaan Ahli
e.    Kekuasaan Panutan

2.  PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Pengambilan keputusan secara universal didefinisikan sebagai pemilihan diantara berbagai alternative. Pengertian ini mencakup baik pembuatan pilihan maupun pemecahan masalah.
Langkah-langkah dalam proses pengambilan keputusan:
Menurut Herbert A. Simon, Proses pengambilan keputusan pada hakekatnya terdiri atas tiga langkah utama, yaitu:
    1. Kegiatan Intelijen
Menyangkut pencarian berbagai kondisi lingkungan yang diperlukan bagi keputusan.
    1. Kegiatan Desain
Tahap ini menyangkut pembuatan pengembangan dan penganalisaan berbagai rangkaian kegiatan yang mungkin dilakukan.
    1. Kegiatan Pemilihan
Pemilihan serangkaian kegiatan tertentu dari alternative yang tersedia.
Sedangkan menurut Scott dan Mitchell, Proses pengambilan keputusan meliputi:
  1. Proses pencarian/penemuan tujuan
  2. Formulasi tujuan
  3. Pemilihan Alternatif
  4. Mengevaluasi hasil-hasil

Pendekatan konperhensif lainnya adalah dengan menggunakan analisis system, Menurut ELBING ada lima langkah dalam proses pengambilan keputusan:
    1. Identifikasi dan Diagnosa masalah
    2. Pengumpulan dan Analisis data yang relevan
    3. Pengembangan dan Evaluasi alternative alternative
    4. Pemilihan Alternatif terbaik
    5. Implementasi keputusan dan Evaluasi terhadap hasil-hasil

Model-model Pengambilan keputusan:
1.   Model Perilaku Pengambilan keputusan
a.    Model Ekonomi, yang dikemukakan oleh ahli ekonomi klasik dimana keputusan orang itu rasional, yaitu berusaha mendapatkan keuntungan marginal sama dengan biaya marginal atau untuk memperoleh keuntungan maksimum
b.    Model Manusia Administrasi, Dikemukan oleh Herbert A. Simon dimana lebih berprinsip orang tidak menginginkan maksimalisasi tetapi cukup keuntungan yang memuaskan
c.    Model Manusia Mobicentrik, Dikemukakan oleh Jennings, dimana perubahan merupakan nilai utama sehingga orang harus selalu bergerak bebas mengambil keputusan
d.    Model Manusia Organisasi, Dikemukakan oleh W.F. Whyte, model ini lebih mengedepankan sifat setia dan penuh kerjasama dalam pengambilan keputusan
e.    Model Pengusaha Baru, Dikemukakan oleh Wright Mills menekankan pada sifat kompetitif
f.     Model Sosial, Dikemukakan oleh Freud Veblen dimana menurutnya orang seringb tidak rasional dalam mengambil keputusan diliputi perasaan emosi dan situsai dibawah sadar.

2.   Model Preskriptif dan Deskriptif
Fisher mengemukakan bahwa pada hakekatnya ada 2 model pengambilan keputusan, yaitu:
a.    Model Preskriptif
Pemberian resep perbaikan, model ini menerangkan bagaimana kelompok seharusnya mengambil keputusan
b.   Model Deskriptif
Model ini menerangkan bagaimana kelompok mengambil keputusan tertentu

Model preskriptif berdasarkan pada proses yang ideal sedangkan model deskriptif berdasarkan pada realitas observasi

          Disamping model-model diatas (model linier) terdapat pula model Spiral dimana satu anggota mengemukakan konsep dan anggota lain mengadakan reaksi setuju tidak setuju kemudian dikembangkan lebih lanjut atau dilakukan “revisi” dan seterusnya.

Teknik-teknik Pengambilan Keputusan:
  1. Teknik Kreatif
a.   Brainstorming
     Berusaha untuk menggali dan mendapatkan kreatifitas maksimum dari kelompok dengan memberikan kesempatan para anggota untuk melontarkan ide-idenya.
b.   Synectics
     Didasarkan pada asumsi bahwa proses kreatif dapat dijabarkan dan diajarkan, dimaksudkan untuk meningktakan keluaran (output) kreatif individual dan kelompok
  1. Teknik Partisipatif
Individu individu atau kelompok dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan.
  1. Teknik Modern
    1. Teknik Delphi
    2. Teknik Kelompok Nominal

Jumat, 12 Oktober 2012

demografi

tugas sofkill
nama : dina agustina untari
kelas : 3ea16
NPM : 12210055





            Kata Demografi berasal dari bahasa Yunani yang berarti ’Demos’ adalah rakyat atau penduduk dan ’Grafein’ adalah menulis. Jadi Demografi adalah tulisan atau karangan mengenai penduduk. Istilah ini pertama kali dipakai untuk pertama kalinya oleh Achille Guilard dalam karangannya yang berjudul ’Elements de Statistique Humaine on Demographic Compares’ pada tahun 1885.
Kependudukan atau demografi adalah ilmu  yang mempelajari dinamika kependudukan manusia. Meliputi di dalamnya ukuran, struktur, dan distribusi penduduk, serta bagaimana jumlah penduduk berubah setiap waktu akibat kelahiran, kematian, migrasi, serta penuaan. Analisis kependudukan dapat merujuk masyarakat secara keseluruhan atau kelompok tertentu yang didasarkan kriteria seperti pendidikan, kewarganegaraan , agama, atau suku bangsa tertentu.
            Untuk mendapatkan data jumlah penduduk suatu negara atau daerah dibuat sistem pengumpulan data penduduk, yaitu Sensus Penduduk atau Cacah Jiwa digunakan untuk stuktur penduduk dan dilaksanakan pada waktu tertentu. Registrasi Penduduk digunakan untuk data penduduk yang dinamis dan dilaksanakan setiap saat dan Survei Penduduk digunakan untuk data khusus mengenai karakteristik penduduk dan dilaksanakan oleh instansi tertentu.  
            Para ahli kependudukan memperkirakan penduduk dunia sekitar 250 juta pada saat lahirnya Nabi Isa. Sedangkan kapan manusia mendiami bumi ini, diperkirakan sejak 2 juta tahun yang lalu. Penduduk dunia berkembang secara lambat sampai pertengahan abad ke-17. Pada sekitar tahun 1665 penduduk dunia kemudian menjadi 2 kali lipat dalam jangka waktu 200 tahun yaitu pada tahun 1850. Dalam jangka waktu 80 tahun kemudian penduduk dunia menjadi 2 kali lipat lagi, yaitu pada tahuun 1930. Sedangkan untuk mencapai 4 milyar kemudian, hanya diperlukan waktu 45 tahun.
         
   Pertumbuhan penduduk yang makin cepat ini dapat dimengerti apabila kiita melihat adanya penemuan Penicilin pada tahun 1930 dan program kesehatan masyarakat yang makin meningkat sejak tahun 1960-an. Dengan perkembangan teknologi obat-obatan maka angka kematian menurun sedangkan angka kelahiran masih tetap tinggi sehingga membuat selisih antara kedua angka tersebut semakin besar. Dengan kata lain pertumbuhan penduduk makin cepat.
Contohnya
1.   ilmu adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusiaSegi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya. Ilmu bukan sekadar pengetahuan (knowledge), tetapi merangkum sekumpulan pengetahuan berdasarkanteori  - teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya. Ilmu pengetahuan adalah produk dari epistemology. Ilmu hanya hanya bisa menjadi pasti setelah lapangannya dibatasi ke dalam hal yang bahani (material saja), atau ilmu psikologi hanya bisa meramalkan perilaku manusia jika lingkup pandangannya dibatasi ke dalam segi umum dari perilaku manusia yang konkret. Berkenaan dengan contoh ini, ilmu-ilmu alam menjawab pertanyaan tentang berapa jarak matahari dan bumi, atau ilmu psikologi menjawab apakah seorang pemudi cocok menjadi perawat.
2.   Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.
3.   Agama adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya.. Kata "agama" berasal dari bahasa sanskerta , āgama yang berarti "tradisi".Sedangkan kata lain untuk menyatakan konsep ini adalah religi yang berasal dari bahasa latin religio dan berakar pada kata kerja re-ligare yang berarti "mengikat kembali". Maksudnya dengan berreligi, seseorang mengikat dirinya kepada tuhan.. emile dmengatakan bahwa agama adalah suatu sistem yang terpadu yang terdiri atas kepercayaan dan praktik yang berhubungan dengan hal yang suci. Kita sebagai umat beragama semaksimal mungkin berusaha untuk terus meningkatkan keimanan kita melalui rutinitas beribadah, mencapai rohani yang sempurna kesuciannya urkem
4.   Kewarganegaraan merupakan keanggotaan seseorang dalam kontrol satuan politik tertentu (secara khusus:Negara) yang dengannya membawa hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik. Seseorang dengan keanggotaan yang demikian disebut warga negara. Seorang warga negara berhak memiliki paspor  dari negara yang dianggotainya. Kewarganegaraan merupakan bagian dari konsep kewargaan. Di dalam pengertian ini, warga suatu kota atau kabupaten disebut sebagai warga kota atau warga kabupaten, karena keduanya juga merupakan satuan politik. Dalam otonomi daerah, kewargaan ini menjadi penting, karena masing-masing satuan politik akan memberikan hak (biasanya sosial) yang berbeda-beda bagi warganya.Kewarganegaraan memiliki kemiripan dengan kebangsaan. Yang membedakan adalah hak-hak untuk aktif dalam perpolitikan. Ada kemungkinan untuk memiliki kebangsaan tanpa menjadi seorang warga negara (contoh, secara hukum merupakan subyek suatu negara dan berhak atas perlindungan tanpa memiliki hak berpartisipasi dalam politik). Juga dimungkinkan untuk memiliki hak politik tanpa menjadi anggota bangsa dari suatu negara.


Tujuan
            Ketiga komponen demografi / variabel demografi, bermacam-macam karakteristik penduduk, dan gejala-gejala yang saling berhubungan dalam masyarakat tersebut dipakai oleh para ahli demografi untuk empat tujuan pokok :
1.   mempelajari kuantitas dan distribusi penduduk dalam suatu daerah tertentu.
2.   menjelaskan pertumbuhan masa lampau, penurunannya dan persebarannya dengan sebaik-baiknya dan dengan data yang tersedia.
3.   mengembangkan hubungan sebab akibat antara perkembangan penduduk dengan bermacam-macam aspek organisasi sosial.
4.   mencoba meramalkan pertumbuhan p

http://id.wikipedia.org/wiki/Demografi